Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H. Zulfikri, ST, MM

Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H. Zulfikri, ST, MM

Selama Tahun 2025, PUPR Rohul Laksanakan Pengaspalan Jalan Sepanjang 15,344 Km

Pemerintahan

Admin Pusat

Anton

RIAUIDENTITAS.COm-ROHUL-Selama tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)Rokan Hulu laksanakan pengaspalan jalan sepanjang 15,344 Km, dengan total anggaran Rp 45 Miliar.


Perbaikan ruas jalan tersebut bersumber dari Sana Bagi Hasil (DBH) Kelapa sawit senilai Rp. 12 Milliar dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD) Murni dan Perubahan Rohul tahun 2025 senilai Rp 33 Miliar


Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Rohul, H Zulfikri ST, Senin (12/01) di ruang kantornya, di Komplek Pemda Rohul, di Pasir Pengaraian. 


Disampaikan pria yang akrab disapa Uwo itu, bahwa anggaran kegiatan pengaspalan jalan Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2025 mencapai Rp 45 miliar lebih. 


"Pada tahun 2025 ini, ada dua mata anggaran di PUPR Kabupaten Rokan Hulu, yakni APBD murni dan APBD Perubahan yang selanjutnya DBH sawit," terangnya. 


Pada anggaran DBH sawit, diakui Zulfikri bahwa PUPR Kabupaten Rokan Hulu mengerjakan rekonstruksi atau peningkatan Jalan Padang Bulan hingga Pasir Intan Kecamatan Bangun Purba sepanjang 3,17 KM dengan anggaran mencapai Rp 12 miliar lebih. 


"Alhamdulillah pada akhir Desember tahun 2025 lalu, pengerjaannya sudah selesai dilaksanakan," tambahnya. 


Selain daripada itu, juga terdapat beberapa kegiatan lain yang termasuk di dalam anggaran APBD murni dan APBD perubahan tahun 2025, yang mana anggarannya lebih kurang sekitar Rp 33 Miliar. 


Diakui Zulfikri, bahwa rekontruksi dan peningkatan jalan pada tahun 2025 ini difokuskan di pusat ibukota Pasir Pengaraian. Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan mengingat pada tahun 2027, Kabupaten Rokan Hulu akan menjadi tuan Rumah pada perhelatan MTQ tingkat Provinsi Riau. 


"Sesuai instruksi Bupati, mengingat pada tahun 2027 Kabupaten Rokan Hulu akan menjadi tuan rumah Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau, maka perbaikan jalan difokuskan di Kecamatan Rambah," terangnya. 


Ketika ditanya terkait apakah efisiensi yang terjadi pada saat ini berdampak pada pembangunan di Negeri Seribu Suluk, Zulfikri mengaku sangat berdampak.


"Pasti berdampak, untuk tahun 2026 ini Pagu kita turun yang sebelumnya Rp 100 miliar menjadi Rp 74 miliar,"tutupnya. (RI)

Bagikan

BACA JUGA