Kapolsek dan anggota di kebun petani jagung

Kapolsek dan anggota di kebun petani jagung

Kapolsek Ujung Batu Bantu Petani Siram TanamanbJagung, Wujud Komitmen Polri

Sosial

Admin Pusat

Ketahanan Pangan

RIAUIDENTITAS. COM-ROHUL– Kapolsek Ujung Batu Kompol Jusup Purba, SH, MH bersama personil bantu siram tanaman jagung milik petani di Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu


Kondisi ini dikarenakanvcuaca panas terik melanda Kecamatan Ujungbatu dan hujan tak kunjung turun selama beberapa hari. 


 Dengan penuh semangat, bersama personil dan turun langsung ke lahan pertanian membantu petani melakukan penyiraman tanaman jagung yang mulai membutuhkan pasokan air akibat cuaca panas berkepanjangan.


Aksi tersebut merupakan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah. Bersama petani dan personel kepolisian, 


Kompol Jusup Purba terlihat bahu-membahu memastikan tanaman jagung tetap tumbuh subur meski menghadapi tantangan alam.


“Kami ingin memastikan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen maksimal.


Karena itu, penyiraman dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca panas yang terjadi beberapa hari terakhir,” ungkapnya.


Kehadiran Kapolsek di tengah-tengah petani mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Tidak sedikit warga yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin yang mau merasakan langsung perjuangan masyarakat di lapangan.


Program penanaman jagung binaan Polri di Desa Ngaso merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Dengan pendampingan yang konsisten, diharapkan produksi jagung mampu meningkat sekaligus membantu kesejahteraan petani.


Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, langkah yang dilakukan Kapolsek Ujungbatu menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dapat melahirkan kekuatan besar dalam menjaga ketersediaan pangan bangsa.


Aksi sederhana namun penuh makna itu kini menjadi perhatian masyarakat. Banyak yang menilai, ketika seorang pemimpin turun langsung ke sawah dan ladang bersama.


rakyatnya, maka semangat gotong royong dan ketahanan pangan bukan lagi sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang hidup di tengah masyarakat.


“Polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu petani menjaga masa depan pangan Indonesia. (RI) 















































Bagikan

BACA JUGA