Pemadatan jalan oleh alat berat Dinas PUPR PKPP Riau

Pemadatan jalan oleh alat berat Dinas PUPR PKPP Riau

Jalan Sontang-Duri Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Dengan Lancar

Sosial

Admin Pusat

Jalan Sontang Duri

RIAUIDENTITAS.COM-ROHUL-Jalan lintas Provinsi, penghubung Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu-Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis sudah bisa dilalui kendaraan dengan lancar. 


Hal ini setelah Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau melakukan perbaikan dengan cara penimbunan dan peninggian badan jalan. 


Kepala UPT VI Hardi Lutfi mengatakan, perbaikan jalan lintas Sontang-Duri terus digesa. Dari tiga titik yang mengalami rusak parah, satu diantaranya sudah bisa dilalui kendaraan berupa mobil pribadi dan sepeda motor. 


Sudah kita lakukan penimbunan dan peninggian badan jalan. Saat ini tengah melakukan penimbunan di titik kedua. Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan selesai dilaksanakan,"ucapnya, Jumat (7/8/2026). 


Namun, saat ini, jalan yang baru diperbaiki hanya bisa dilalui untuk kendaraan pribadi. Sedangkan kendaraan bertonase berat, khususnya truk pengangkut crude palm oil (CPO), untuk sementara waktu tidak melintasi ruas tersebut, hingga timbunan sudah padat. 


Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, menjelaskan penanganan sementara difokuskan pada penimbunan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah. Langkah tersebut dilakukan agar lubang besar dapat segera ditutup dan akses masyarakat tetap terjaga.


Ditanya mengenai kapan dibangun jelan permanen, Zulfahmi mengaku bahwa desain perbaikan permanen telah disiapkan. Pada titik-titik kerusakan, badan jalan direncanakan ditinggikan hingga sekitar satu meter sebelum dilakukan pengecoran menggunakan konstruksi rigid.


“Desain perbaikan sudah dibuat tinggal perbaikan saja, kondisinya cukup berat dan harus ditimbun dulu hingga 1 meter jadi materialnya sangat banyak. Nanti akan di rigid jalannya,” sebutnya.


Menurut Zulfahmi, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki tiga titik kerusakan yang panjangnya totanya sekutar 700 meter itu diperkirakan mencapai Rp6-7 miliar. 


“Tiga titik kerusakan jalan itu perlu anggaran Rp6-7 miliar. Kemungkinan bisa kita anggarkan di APBD Riau 2028,"tutupnya. (RI) 

Bagikan

BACA JUGA