Kegiatan Farmers Field Day di Aula Islamic Center Pasir Pengaraian

Kegiatan Farmers Field Day di Aula Islamic Center Pasir Pengaraian

Dorong Pertanian Sawit Berkelanjutan Menuju ISPO/RSPO, Widya Erti Indonesia Gelar Farmers Field Day

Nasional

Admin Pusat

Kelapa Sawit

RIAUIDENTITAS.COM-ROHUL-Widya Erti Indonesia kabupaten Rokan hulu menyelenggarakan kegiatan Hari Temu Tani (Farmers Field Day) dalam rangka mendorong praktik pertanian kelapa sawit yang ramah lingkungan dan berkelanjutan menuju standar sertifikasi ISPO/RSPO. 


Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sekolah Lapangan Kelapa Sawit Berkelanjutan bagi petani swadaya Kabupaten Rokan Hulu dan dilaksanakan di Convention Hall Masjid Islamic Center, Senin (15/12/2025).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM yang diwakili Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu, CH Agung Nugroho, para narasumber, petani kelapa sawit dari berbagai kecamatan, serta mitra pendukung lainnya.


Dalam sambutannya, CH Agung Nugroho menyampaikan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan penopang utama ekonomi masyarakat Rokan Hulu. Pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui program peremajaan sawit rakyat serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani.


“Selain peremajaan sawit, kami juga memberikan pelatihan kepada petani, mulai dari manajemen keuangan, kelembagaan, hingga teknik budidaya yang baik dan benar, agar petani mampu mengelola kebunnya secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.


Ia mengapresiasi Widya Erti Indonesia sebagai penyelenggara kegiatan Hari Temu Tani yang dinilainya sangat membantu petani dalam meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan perkebunan sawit berkelanjutan, baik dari sisi budidaya, produktivitas, maupun manajemen usaha.


Kegiatan Hari Temu Tani ini bertujuan mempertemukan petani perkebunan dari berbagai kecamatan dalam satu forum. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan testimoni dari petani dan koperasi yang telah berhasil menjalankan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), salah satunya Koperasi Bangkit Usaha Makmur. Testimoni tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman dan motivasi bagi petani lainnya.


Materi yang disampaikan mencakup praktik budidaya sawit berkelanjutan, pengelolaan keuangan, pemetaan dan tata ruang wilayah, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan perkebunan dan kelestarian hutan.


Sementara itu, Project Coordinator Widya Erti Indonesia untuk wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir, Abdul Azis, menjelaskan bahwa Hari Temu Tani ini dirancang untuk membangun kolaborasi multipihak antara petani, pemerintah daerah, dan lembaga pendamping.


“Kami ingin menjembatani petani dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait, sehingga petani swadaya mendapatkan akses informasi yang tepat dan mampu menerapkan praktik kelapa sawit berkelanjutan sesuai standar ISPO/RSPO,” jelasnya.


Ia menambahkan, Widya Erti Indonesia juga mendorong petani untuk menerapkan teknik budidaya yang dapat menekan biaya produksi, seperti pengendalian gulma secara selektif, pemanfaatan organisme tanah, serta penggunaan pupuk organik.


Salah seorang petani peserta kegiatan, Safril dari Kelompok Tani Sepakat Desa Gunung Intan, Kecamatan Bangun Purba, mengaku sangat merasakan manfaat dari program pendampingan Widya Erti Indonesia.


“Setelah mengikuti sekolah lapangan, kami memahami pembuatan pupuk organik dan pengelolaan pH tanah. Hasilnya, produksi meningkat dan kondisi tanaman jauh lebih baik,” ungkapnya.


Melalui kegiatan yang diselenggarakan Widya Erti Indonesia ini, diharapkan petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Rokan Hulu semakin siap menerapkan praktik perkebunan berkelanjutan, meningkatkan hasil dan pendapatan, serta turut menjaga kelestarian lingkungan.(RI/Rilis)

Bagikan

BACA JUGA